Kami menggunakan cookie untuk kenyamanan akses Website. Harap memberikan konfirmasi bila Anda menyetujui penggunaan cookie.


lowongan, lowongan kerja, loker, lowongan online, kerja, portal lowongan, cari kerja, cari lowongan, cari lowongan kerja, lowongan kerja online, pasang iklan lowongan kerja, lihat CV Pencari Kerja, karir

Mendaftar Info Lowongan Kerja Indonesia | IndoJobNet.Com Login

Yang Perlu Dihindari Saat Membuat Surat Lamaran Kerja

Dipasang: 17-12-2015
Surat Lamaran Kerja sering dipandang sebelah mata oleh Pelamar Kerja. Acapkali Surat Lamaran Kerja dibuat ala kadarnya, dan sembarangan. Tahukah Anda bahwa dengan membaca Surat Lamaran sekilas saja, Perusahaan dapat menyimpulkan "kualitas" Anda ?
Tips berikut ini akan membantu Anda menyiapkan Surat Lamaran Kerja yang baik. Dengan demikian lebih dilirik oleh Perusahaan, dan dipanggil interview.

 
1.


 
Jangan berpanjang-panjang membuat Surat Lamaran Kerja. Rata-rata Perusahaan mau membaca 250 kata pertama atau kurang, itu kira-kira setengah halaman. Lebih dari itu tidak akan dibaca, atau dibaca sebagian saja. Gunakanlah kalimat yang ringkas dalam Surat Lamaran untuk menghemat kata-kata.
2.







 
Gunakan kata-kata yang mudah dimengerti, dan jangan menggunakan kata-kata yang terlampau formal atau "berbusa-busa". Kalimat seperti "Membaca iklan lowongan Bapak, saya sangat tergerak untuk mengajukan lamaran ..dst" sangat membosankan, Perusahaan tidak ingin membaca puisi. Pakailah kalimat singkat, lugas, jelas : "Dengan ini saya mengajukan lamaran untuk posisi Manager Produksi, sesuai iklan di harian XXXXX tanggal yyyyyy...".
Jangan pula membuat kalimat "Saya siap sedia setiap saat untuk dipanggil dan hadir dalam interview sesuai jadual yang Bapak tetapkan ...". Hati-hati... Apa iya, Anda akan siap hadir bila dipanggil jam 12 malam ?
3.Jangan merendahkan diri ("undersell") atau menyombong / membual ("oversell"). Bila memiliki ketrampilan, pengetahuan, pengalaman, tuliskanlah apa adanya. Jangan tuliskan "Mungkin saya bukan kandidat terbaik, namun saya menguasai bidang Sales ...". Ini membuat Perusahaan meragukan kemampuan Anda, dan Anda pasti tersingkir. Tuliskanlah misalnya "Selama bekerja, saya telah belajar membuat rencana penjualan dan melakukan  implementasinya. Tahun  lalu team saya berhasil meningkatkan penjualan hingga 35 % dibandingkan tahun sebelumnya.".
Jangan juga menyombong / membual ("oversell"). Pada saat interview, hal ini akan ketahuan juga.
4.


 
Hindari kalimat egois, seperti "Bila saya diterima di Perusahaan ini, akan menambah portfolio pengalaman kerja di dalam CV saya". Sebaliknya, tuliskanlah kontribusi apa yang bisa Anda berikan ke Perusahaan bila Anda diterima bekerja.
5.




 
Hindari kalimat yang tidak relevan atau berlebihan. Jangan tuliskan "Saya pekerja keras, belajar cepat, efisien, mampu bekerja di bawah tekanan .. dst". Ini akan memancing pertanyaan, berapa keras Anda akan bekerja ? 24 jam ? Betulkan Anda belajar cepat ? Bila benar, seberapa cepat ? Bekerja di bawah tekanan, seberapa berat tekanan yang bisa Anda terima sebelum akhirnya resign karena tidak kuat ?
Di dalam Surat Lamaran Kerja, Anda juga tidak perlu mencatumkan agama, suku, ras, hobby dan informasi lain yang tidak relevan terkecuali diminta.
 
Dengan menerapkan hal-hal di atas, surat lamaran Anda akan berbeda dari Pelamar Kerja lain. Surat Lamaran Kerja yang ringkas, menarik akan memancing Perusahaan untuk memberikan perhatian lebih kepada Anda.

<***sw***>

Lihat Semua Artikel